Senin, 08 Agustus 2011

PERENCANAAN DAN PENGADAAN KARYAWAN

Ialah jumlah karyawan yang dibutuhkan / diperlukan di dalam suatu perusahaan / organisasi, jumlah ini tidak tergantung pada ukuran perusahaan tapi juga tergantung pada kompleksitas dari struktur organisasinya, rencana ekspansi dan tingkat keluar masuknya karyawan.

Tujuan perencanaan karyawan secara formal adalah : agar,
1.Lebih berdaya guna dan berhasil guna dalam penggunaan sumber-sumber tenaga kerja.
2.Lebih baik dalam perencanaan dan pengembangan karyawan
3.Lebih berdaya guna dalam perencanaan persamaan kesempatan bekerja bagi karyawan.
Namun ini semua biasanya hanya jumlah saja, tetapi yang lebih penting adalah spesifikasi, kualifikasi untuk posisi perorangan harus diindentifikasi sehingga karyawan yang tepat dapat dipilih.

Teknik Perencanaan Karyawan.
1.Dari atas ke bawah yaitu kantor pusat yang merencanakan.
2.Dari bawah ke atas yaitu masing-masing unit kegiatan (departemen) merencanakan dan memperkirakan jumlah karyawan yang diperlukan.
3.Kombinasi dari keduanya.

Tehnik Perkiraan Para Ahli, ialah tehnik ini digunakan hanya berdasarkan pengalaman dan instistusinya saja, para manajer personalia melakukan ini hanya berdasarkan kebutuhan masa yang akan dating, ini juga sisebut dengan tehnik Delphi adalah prosedur yang dikembangkan oleh Rand Ciorporarions akhir tahun 1940-an, tujuannya adalah untuk mendapatkan kesatuan pendapat dari kelompok ahli. Tehnik ini cocok untuk organisasi kecil dan menengah guna untuk memajuhkan organisasi.

Tehnik Proyeksi ialah perencanaan kebutuhan pegawasi yang berdasarkan hubungan yang pernah ada antara sebuah factor dengan kepengawaian itu sendiri. Cara ini banyak digunakan dan biaya yang murah.

Tehnik Model dan Perkiraan Berganda, ialah tehnik dengan menghubungkan banyak factor terhadap kepengawaian seperti penjualan, pendapatan, nasional, pendapatan riil. Tehnik ini hanya digunakan pada organisasi yang besar karena membutuhkan biaya untuk penggunaan komputer dan ahli dalam merancang tehnik ini.

Tehnik Peramalan Berdasarkan Kebutuhan Tiap Unit. Ialah merupakan salah satu tehnik dari bawah ke atas untuk peramalan permintaan karyawan, masing-masing unit atau bagian memperkirakan jumlah karyawan yang dibutuhkan. Dan mengajuhkannya kepada kantor pusat.
Biasanya tehnik ini lebih menggunakan penentuan Tabel Persediaan Karyawan (TPK), manfaat dari TPK ini ialah :
1.Bagan menyediakan informasi tentang situasi penempatan karyawan dalam organisasi perusahaan.
2.Karyawan yang sudah siap untuk promosi dapat dengan mudah untuk diindentifikasi.
3.Menunjukkan sumber tenaga kerja yang berasal dari dalam perusahaan sendiri melalui identifikasi siapa yang akan dipromosikan.
4. Karyawan yang tidak menunjukkan kerja yang memuaskan akan diketahui, dan kebutuhan terhadap pelatihan atau pergantian karyawan terindentifikasi.
5.Karyawan yang mendekati pensiun akan terindentifikasi dan persiapan pergantian.
TPK ini juga memiliki keterbatasan, yaitu :
1.Terbukanya peluang jabatan di unit tertentu belum tentu dapat diisi oleh karyawan yang siap dipromosikan.
2.Data yang terdapat di TPK tidaklah cukup untuk dipakai sehingga penilaian masih diperlukan untuk menyimpan dokumen yang berisikan kecakapan karyawan, untuk kerja dan informasi latar belakang karyawannya.
3.agar data tidak usang, maka diperlukan pembaharuan data, sehingga diperlukan waktu untuk mempersiapkannya.

Analisa Kebutuhan Karyawan.
1.Pengaruh ekternal, termasuk ekonomi, teknologi, social, politik dan hukum,
2.Peraturan pemerintah. Beberapa pasal dari UUD 45 psal 5 ayat 1, 20 ayat 2, 27 ayat 2 dan pasal 28 , menjamin kesempatan bekerja bagi warga negara Indonesia yang tidak membedakan jenis kelamin, suku bangsa dan agama, dalam pelaksanaan ini dimungkinkan untuk mengrekrut karyawan dari luar.

Sumber Tenaga Kerja dan Cara Pengadaannya.
1.Sumber internal perusahaan.
2.Sumber eksternal perusahaan :
a.Lembaga ketenagakerjaan.
b.Rekrut dalam acara khusus
c.Liburan panjang
d.Sekolah / kampus
e.Melalui iklan.
3.Perekrutan.
4.Prosedur penggunaan tenaga kerja.
a.Daftar permintaan kebuthan karyawan
b.Daftar isian pelamar.

Seleksi
Ialah proses dengan mana sebuah perusahaan memilih dari suatu daftar pelamar, orang yang paling baik memenuhi criteria untuk posisi yang tersedia dengan mempertimbangkan syarat-syarat yang ditentukan.
Tujuan pokoknya adalah mendapatkan karyawan yang paling mendekati standart kerja perusahaan, kepuasan karyawan dan pengembangan kemampuan secara penuh termasuk dalam tujuan ini.

Wawancara
1.Wawancara langsung
2.Wawancara tidak langsung
3.Wawancara tersusun
4.Wawancara dengan paksaan.
5.Referenci.
6.Record of Employment (data karyawan )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar